SIGMA Σ CAPITAL GROUP
Integrity - Performance - Financial Intelligence
Global Wealth Management & Financial Intelligence Education
>> Home |  Education |  Services |  Schedule |  Learning-101 |  Contact |  Sigma-Group
 
Market Crash Study October 2008
 
    Market Crash Study 10 October 2008

    Facts    = Mayoritas 80% investor masuk saat market top, karena tertarik dengan presentasi chart yang uptrend

    Lesson = NEVER buy on uptrending market (setelah bertahun-tahun bull market).
      atau jika ingin investasi, usahakan mengggunakan Proteksi dgn heding Futures/ Buy Put Options
                 
    = ALWAYS WAIT for market crash, sebelum Buy Low.  Siklus Crash = 4,7,10, 16, 32 years (big crash).
                            Buy Low = -90 - 99.9 % untuk stock Blue Chip (all market around the world)
    Buy Low = -40-50 % ETF index US & -80-90% ETF index Asia.

    * Investing (not trading) is a Game of Patience & with a Very Simple Probability. As Simple As that..
    * Sepanjang max umur 90 tahun, maximal ada 6 - 10 kali kesempatan terbaik berinvestasi saat Crash
    * Total return dalam 5 - 10 tahun, umumnya 500 - 1000%. Dengan rata-rata 100% profit per tahun

    * Remember to use only 5% Capital to buy Stock / ETF (max 5 stocks for all 5%).
    * Jika semua Stocks / ETF drop lagi -50% or 99%, buy kembali dengan max 5% of capital.
    * Sisa 90% dari Capital, ditempat aman (Cash, Deposits, Government Bonds, Land & Property)
 
    Case 1
    Market Crash         = September & October 1929 - January 1955

    Market Crash           = September & October 1929 - January 1955
    Koreksi #1               = - 49.5 %
    Periode s/d Bottom  =  3 months

    Koreksi Total          = - 89.5 %
    Periode s/d Bottom   =  35 Months
    Period s/d BEP       = 25 years Total

    From Bottom to BEP = Gain 850 % Total or 34 % / year Flat or 8.94 % Compound profit /year

    Dalam Periode tersebut ada beberapa crash & koreksi besar Selama masa recovery s/d 1955

    Market Crash          = September 1937 - July 1950
    Koreksi 1937           =  - 50 %
    Periode s/d Bottom  = 8 months

    Market Crash           = May 1940
    Koreksi  1940           =  - 41 %
    Periode s/d Bottom   = 24 months
    Period s/d BEP       = 13 years Total

    From Bottom to BEP = Gain 69.5 % Total or 5.35 % / year Flat or 4.14% Compound profit / year
 
 
 
    Case 2
    Market Crash        = February 1966 - January 1982

    Market Crash          = February 1966 - January 1982
    Koreksi 1966           = - 27 %
    Periode s/d Bottom  =  9 months

    Koreksi 1968           = - 37 %
    Periode s/d Bottom  =  18 months

    Koreksi 1973           = - 47 %
    Periode s/d Bottom  =  24 months
    Periode s/d BEP      = 9 years Total from 1973 to 1982

    From Bottom to BEP = 1982. Gain 88.68 % Total or 9.85 % / year Flat or 7.31 % Compound profit / year

    Koreksi 1977           = - 28 %
    Periode s/d Bottom  =  14 months

    Koreksi 1981           = - 25 %
    Periode s/d Bottom  =  17 months

    Periode s/d BEP    = 16 years Total from 1966 & 9 years total from 1973
 
 
 
    Case 3
    Market Crash        = October 1987 - February 1991

    Market Crash           = October 1987 - February 1991
    Koreksi 1987            = - 41 %
    Periode s/d Bottom   =  1 month
    Periode s/d BEP     = 4 years Total

    From Bottom to BEP = Gain 69.5 % Total or 17.3% / year Flat or 14.1% Compound profit / year
 
 
 
    Case 4
    Market Crash                 = January 2001 - October 2007 (tech bubble)
    Market Crash                 = October 2008 - Unknown ?? (world Financial crisis, started from US,
    worst bancruptcy of big banks in world history)

    Market Koreksi                 = August 1998
    Koreksi 1998                       = - 20%
    Periode s/d Bottom              = 3 Months
    Periode s/d BEP                = 4 Months Total


    Market Crash                    = January 2001 (tech bubble)
    Koreksi 2001 - 2002           = - 37.4 %
    Periode s/d Bottom             = 22 Months
    Periode s/d BEP                = 6 years Total

    From Bottom to BEP          = Gain 60 % Total or 10 % / year Flat or 8.12 % Compound profit / year

    Market Crash                     = October 2008 - Unknown ??
    Market Top                          =  14.198 Dow Jones. date 9 - October - 2007

    Total Koreksi dari Oct 2007 = - 44.5%     (to be updated)

    Koreksi  s/d July 2008          = - 23.7 %
    Periode s/d July 2008          =  6 Months

    Koreksi Sep - Oct 2008        = - 12%
    Lowest Point  Oct 2008        =  7882 Dow Jones. date 10 - October - 2008 (to be updated)

    Koreksi October 2008           = -  27.0 %

    Koreksi October week 1        = -  5.25 %
    Koreksi October week 2        = - 23.64 %
    Koreksi October week 3        = - ?       %
    Koreksi October week 4        = - ?       %
    Koreksi October week 5        = - ?       %

    Periode s/d Bottom                = ? Months

    Periode s/d BEP                  = (5 /10 /15 /20 / 25 / 30 years ? ) unknown

    From Bottom to BEP          = Gain ?? % Total or ?? % / year Flat or ?? % Compound profit / year
 
    Jika membeli berinvestasi dengan pola Indexing (kapital besar & maupun kecil)
    * Gain Return pada umumnya akan mengikuti index

    Jika investor menunggu Market crash / koreksi dan membeli saat Stock / ETF murah
    Perhatikan beberapa hal & perhitungan ini.

    * Gunakan hanya sebagian kecil kapital, maximum 5%. karena tetap ada risk stock turun 99.9% lagi dari 1 menjadi 0.01. (see the case below)
    * Fokus pada Blue chip, ETF Index, hindari saham kapitalisasi kecil.
    * Maximum hanya membeli 5 jenis saham & ETF dengan capital 5% tersebut. (alokasi 1% per stock / ETF)
    * Jika Saham Blue Chip & ETF index masih turun, hanya masuk jika turun 50% - 90% lagi, gunakan max 5% capital.
    * 90% kapital harus berada di tempat yang aman (Cash, Bonds, CD, Property & Land)

    Contoh Perhitungan

    Jika saham turun 90%      = from 100 to 10.
    Untuk mencapai 100           = perlu naik + 900 %

    Jika saham turun 99%       = from 100 to 1 (contoh saham di USA = AIG,NCC,WB, DSL, & ratusan saham lainnya & saham Asia Indonesia tahun 1998)
    Untuk mencapai 100            = perlu naik + 9900 % (atau 10 ribu %)

    Jika saham turun 99.9%   = from 100 to 0.1
    Untuk mencapai 100           = perlu naik + 999.000 % (atau 1 juta %)

    Jika saham turun 99.99% = from 100 to 0.01 (contoh saham di USA = FRE, FNM, ABK, IDMC, WM, LEHMQ, ratusan saham lainnya & saham Asia
    Indonesia tahun 1998)
    untuk mencapai 100           = perlu naik 9.999.900 % (atau 10 juta %)

    Untuk saham yang turun lebih 99% ke atas, umumnya tidak akan kembali .. sampai selamanya.
    * Question = Mungkinkah saham naik 10 ribu % , 1 juta % atau 10 juta % ?
    * Answer    = Mungkin saja, naik, tapi dengan probabilitas < 0,0001 %. dengan kata lain, 99,999% impossible.
    * Answer    = Kemungkinan umum, naik berkisar 500 - 1.000% saja dalam 5 - 10 tahun.

    Dalam kondisi market crash, ada puluhan / ratusan blue chip yang turun > 90 - 99%

    * Pada umumnya penurunan s/d 99%, yaitu dari 100 menjadi 1
    * Penting bagi investor untuk membeli saat benar benar murah, dengan menunggu siklus crash.
    * Always avoid good news, read bad news stock tentang blue chip & ETF yang turun, terutama stock yang di back up negara)
    * Dalam 90 tahun usia manusia, ada kesempatan emas untuk masuk saat murah sebanyak 6 - 10 kali saat usia produktif di atas 30 tahun.
    * Profit 500 - 1000% per 5 - 10 tahun pada umumnya.
    * Patience is the Key, Patience = Profit. Investing is simple, Buy low (very low) and sell High.

    Jika saham turun dari 100 ke 1, dan dari 1 naik ke 11 dollar, artinya sudah naik 1.000%, (Profit +10 / 1 modal = +1.000%)
    Kesempatan ini datang beberapa tahun sekali, misalnya di tahun 1973, 1987, 1998, 2001, 2008.


    Disclaimer: Kasus di bawah Ini bukan rekomendasi untuk Buy / Sell. Kasus di bawah ini untuk pelajaran.

    contoh case ABK (salah satu Finansial service terbesar di US, also US Bonds guarantor, profice financial insurance for public & private)
    High May 2007          = $ 94
    Low July  2008          =  $  1
    Drop                          = (98.9) %

    Naik Sept 2008          = $ 10
    Time                          = 3 months
    From Bottom to top   = Gain 900 % Total (from $ 1) Beware, Bail out stock normally goes to Zero later on.

    contoh case FNM ( FNM & FRE adalah GSE govt sponsored Enterprise terbesar, Property Mortgage milik pemerintah, 50% dari pasar 1 Trilyun dollar,
    collapsed )
    High 2004                 =   $ 71
    High Aug 2007          =   $ 68
    Low Aug  2007          =  $ 3.5
    Drop                          =   (95)  %

    Low Sep  2008          =   $ 0.35
    Drop additiona f 3.5  =   (90) %
    Drop Total                =  (99.5) %

    Naik Sept 2008          = $ 2.76
    Time                          = 1 month
    From Bottom to top   = Gain 688 % Total (from $ 0.35) Beware, Bail out stock normally goes to Zero later on.

    contoh case AIG (Salah satu Asuransi Terbesar Dunia di Amerika, collapsed & terakhir di Bail Out negara)
    High Dec 2000           =   $ 97
    High Jun 2007           =    $ 71
    Low Aug 2008          =    $ 18.45
    Drop                          =   (81) %

    Low Sep  2008          =  $ 1.25
    Drop addition f 18.75 =  (93.2) %
    Drop Total                =  (98.7) %

    Naik Sept 2008          = 5.70 $
    Time                          = 1 month
    From Bottom to top   = Gain 356 % Total (from $ 1.25) Beware, Bail out stock normally goes to Zero later on.


    contoh case LEH / LEHMQ  (Salah satu "Investment Bank Terbesar Dunia" di Amerika no 4, collapsed & TIDAK di Bail Out negara)
    High Feb 2007           =   $ 82
    High Jun 2007           =    $ 78
    Low July 2008           =    $ 11.8
    Drop                          =   (86) %

    Low Sep  2008          =  $ 0.05
    Drop addition f 11.8   =  (99.6) %
    Drop Total                =  (99.9) %

    Naik Sept 2008          = 0.40 $
    Time                          = 1 month
    From Bottom to top    = Gain 87.5 % Total (from $ 0.05)
    Back again to bottom = 0.0xx Status Junk stock. Risk = will go to zero


    Lesson: How to get our true Financial Freedom:

    1. Always Conservative, Buy as low as possible saat Market Crash only.

    2. Avoid Greed at all times, gunakan target profit tahunan yang masuk akal / common sense ( lihat table di bawah ). Target 5 - 10
    tahun.

    3. Avoid Good News & stock tips & recommendation. Read Bad news tentang stock blue chip yang turun 99% dan ETF yang turun 70 -
    90%

    4. Gunakan max 5% capital (dengan max 5 jenis) stock Blue Chip yang turun  (99)% / ETF index yang turun (70 - 90)%.

    5. Again, Patience is the Key to Profit. Kontrol Psikologi & Emosi.

    6. Pintar / Jenius bukan & tidak pernah jadi yang utama , karena semua perusahaan finansial besar yang collapse, dibuat oleh orang
    yang terlalu pintar.

    7. Be Realistic, Gunakan Common Sense. Hindari matematika Komplex. Gunakan yang sederhana, Buy Low Sell High.

    8. Once Again:
    >> Patience = Profit.
    >> Kontrol Psikologi & Emosi,
    >> Gunakan Common Sense sederhana. By Very Low & Sell a bit Higher.
    >> Cukup mendapat 500 - 1.000 persen profit after crash dalam 5 - 10 tahun, tidak perlu 10 juta persen. (common sense)

    Happy Investing
    Sigma Capital Group
 
    Financial Formula

    FV = Future   Value
    PV = Present Value
    r    = Interest rate
    n   = number of years
 
  n
    FV = PV ( 1 + r)
 
 
Untuk Mencapai 1.000 %.
Lihat tabel untuk menentukan target profit per tahun-nya
Jumlah
Tahun
Target Profit
Per Tahun
yang diperlukan
Total Persen
Setelah
Compounding
Rata-rata
Per Tahun
Setelah Selesai
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
231.7 %
122.4 %
82.12 %
61.54 %
49.13 %
40.85 %
34.95 %
30.53 %
27.10 %
24.36 %
22.12 %
20.26 %
18.68 %
17.33 %
16.17 %
15.15 %
14.25 %
13.45 %
12.74 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
1.000 %
500.0 %
333.3 %
250.0 %
200.0 %
166.7 %
142.9 %
125.0 %
111.1 %
100.0 %
90.91 %
83.33 %
76.92 %
71.43 %
66.67 %
62.50 %
58.82 %
55.56 %
52.63 %
50.00 %
       
Compounding = ( Capital + Profit ) di re-invest every year
 
> Read: Risk Disclosure